Mengenal Natrium Klorida dan Kegunaannya Sehari-Hari

Natrium Klorida adalah salah satu unsur kimia yang tergolong dalam logam alkali. Ini karena logam mampu membentuk basa-basa kuat ketika larut dalam air. Semua unsur dalam logam alkali memiliki sifat mudah membaur dengan unsur lain.

Unsur kimia ini lebih dikenal orang dengan nama garam dapur atau halit yang memiliki rumus molekul NaCl. Wujud NaCl sendiri berupa kristal putih dan asin sebagai rasa khasnya. Ingin tahu lebih jauh tentang NaCl?

Apa Itu Natrium Klorida dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Natrium Klorida merupakan senyawa ionic dari sebuah garam anorganik di mana ion natrium dan ion klorida yang menjadi molekul pembentuknya. Reaksi kedua ion tersebut digambarkan sebagai berikut: 2Na + Cl → NaCl.

Dari reaksi ion Natrium dengan ion chlorin tersebut kita akan mengetahui bahwa ion bermuatan negatif (anion) berasal dari gas klorin. Sedangkan ion bermuatan positif (kation) merupakan peran logam natrium. Di sini natrium adalah penyumbang sebuah elektron valensi, dan klorin sebagai penerimanya.

Inilah mengapa natrium dan klorin bisa mencapai keadaan stabil berelektron valensi 8. Artinya, keduanya saling berikatan dalam ikatan ionik.

Tersedia sebagai mineral melimpah di bumi, Anda bisa menemukan NaCl di setiap wilayah. Terciptanya NaCl tentu untuk berbagai kegunaan. Lantas, apa saja manfaat Natrium Klorida di kehidupan sehari-hari? Simak ulasan berikut ini.

Sebagai Bumbu

Siapa yang tidak mengenal garam. Nah, salah satu kegunaan NaCl adalah sebagai penambah rasa pada makanan. Mayoritas orang lebih mengenal NaCl dengan sebutan garam.

Garam natrium klorida terbentuk secara alami dari penguapan air laut. Kini orang juga memproduksi garam di tambak garam.

Sebagai Pengawet dan Fermentasi Makanan

Selain menjadi bumbu, kegunaan NaCl sebagai pengawet makanan sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. NaCl dalam bentuk garam ampuh menjalankan perannya mencegah pembusukan yang berasal dari perkembangbiakan bakteri pada berbagai jenis makanan seperti ikan, daging, dan yang lainnya. Selain itu, NaCl juga berguna dalam proses fermentasi makanan seperti keju.

Bahan Pengatur dalam Pembuatan Produk/Industri Manufaktur

Industri manufaktur juga mengandalkan NaCl sebagai bahan pengatur dalam pembuatan produk. Ada banyak produk yang menggunakan NaCl sebagai bahan pengaturnya.

Bisa jadi Anda justru tidak menyadari jika sering menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Produk dari industri manufaktur tersebut antara lain adalah sabun, plastik, detergen, kertas, karet, pewarna, kaca, dan masih banyak lagi.

Menjaga Keseimbangan Elektronik Cairan Tubuh

Membantu menjaga keseimbangan elektrolit cairan dalam tubuh juga merupakan kegunaan natrium klorida. Seseorang mengalami kekurangan cairan atau sering kita menyebutnya dehidrasi karena kadar elektrolit dalam tubuh terlalu rendah.

Sebaliknya, jika kadar elektrolit terlalu tinggi maka tubuh akan kelebihan cairan, dan kondisi ini juga tak baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Dalam dunia medis, NaCl memiliki kegunaan untuk menjaga keseimbangan cairan tersebut. Anda bisa menemukannya dalam wujud cairan infus atau injeksi.

Membersihkan Hidung

Kegunaan NaCl dalam dunia medis selanjutnya adalah sebagai cairan pembersih hidung. Biasanya dikemas dalam bentuk obat tetes atau semprot.

Cairan NaCl cukup efektif membersihkan lendir, kerak, kotoran, dan bakteri yang menempel di dalam hidung. Pasien yang mengalami gangguan pada indra penciumannya memanfaatkan cairan NaCl supaya indera penciuman mereka kembali normal dan berfungsi sebagaimana mestinya. Medis juga menggunakan NaCl sebagai perawatan luka pasca operasi.

Efektif Sebagai Cairan Pembersih Luka

Sebagaimana penjelasan sebelumnya bahwa Natrium Klorida bersifat isotonik sehingga efektif untuk membersihkan luka, baik yang sifatnya baru atau luka lama. Sifat isotonik dari NaCl akan mempercepat proses penyembuhan pada luka.

Penggunaan NaCl sebagai pembersih luka juga aman karena tidak akan menimbulkan reaksi alergi. Perlahan-lahan luka pun akan menutup dan kering sempurna. 

Sebagai Pengawet Alternatif Pada Urine

Pemeriksaan sampel urine tidak boleh melebihi 2 jam. Jika terjadi penundaan akan memicu meningkatnya pertumbuhan bakteri. Namun, jika memang terpaksa terjadi penundaan, maka petugas medis akan menambahkan pengawet, dan garam adalah salah satu alternatif pengawet tersebut.

Begitu banyak kegunaan natrium klorida dalam kehidupan kita sehari-hari. Hanya saja kita tetap harus menggunakannya sesuai takaran, baik untuk konsumsi maupun medis sehingga tidak mengalami sesuatu yang berbahaya serta efek samping berkepanjangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top